Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

"PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 158/VI PALIPAN KABUPATEN MERANGIN "

Paroza Zulina (2024) "PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 158/VI PALIPAN KABUPATEN MERANGIN ". Other thesis, Uin Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

"ABSTRAK
Nama : Paroza Zulina
Prodi : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Judul : Penerapan Metode Problem Solving untuk meningkatkan kemampuan
berfikir kritis siswa di Kelas V Sekolah Dasar Negeri 158/VI Palipan.
Pada saat proses pelajaran IPA di kelas V Sekolah Dasar Negeri 158/VI
Palipan, peserta didik kurang dihadapkan pada realita permasalahan yang terjadi
di sekitarnya yang dikaitkan dengan materi pelajaran yang disampaikan yang
menuntut untuk diupayakan pemecahannya. Hal tersebut menyebabkan siswa
cenderung tidak terlibat dalam proses pembelajaran ini menyebabkan kemampuan
berpikir kritis peserta didik menjadi rendah. Peserta didik dibiasakan untuk
mencatat dan mendengarkan ceramah dari guru saat menjelaskan didepan kelas,
serta kurang dihadapkan pada permasalahan-permasalahan yang ada. Hal tersebut
menjadi salah satu faktor rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hal
ini dapat terlihat dari nilai persentase hasil kemampuan berpikir kritis tertinggi
sebesar 76,9% yaitu pada aspek Aktif dalam kegiatan belajar mengajar dengan
menggunakan metode problem solving pada saat proses pembelajaran, sedangkan
aspek kemampuan berpikir terendah ada pada aspek Menanggapi apresiasi yang
diberikan oleh guru yaitu sebesar 51,2%. tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui apakah metode problem solving dapat meningkatkan kemampuan
berpikir kritis siswa di kelas V Sekolah Dasar Negeri 158/VI Palipan. Rancangan
penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan
model Kemmis & Mc. Taggart dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi
dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa persentase kemampuan
berpikir kritis tertinggi sebesar 87,2 % yaitu pada aspek indikator Mampu
merencanakan dan menyiapkan hasil karya, sedangkan kemampuan berpikir kritis
terendah ada pada aspek Memperhatikan gambar-gambar tentang makanan sehat,
yaitu sebesar 77%. Perbandingan ketercapaian, kemampuan berpikir kritis peserta
didik, terlihat bahwa ada peningkatan terhadap semua indikator yang dapat
menunjukkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Peningkatan paling tinggi
yaitu pada aspek Menanggapi apresiasi yang diberikan oleh guru, peningkatan
tersebut yaitu sekitar 30,02%.
Kata Kunci: Model Problem solving, kemampuan berfikir kritis"

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Perpustakaan UIN STS Jambi
Date Deposited: 22 Sep 2026 03:19
Last Modified: 22 Sep 2026 03:19
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/6953

Actions (login required)

View Item
View Item