Ahmed Agil Assauqi (2024) upaya kepolisian dalam penegakan hukum tindak pidana prostitusi di wilayah hukum kepolisian resor kota jambi. Other thesis, UIN sultan thaha saifuddin jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
"Tujuan penelitian untuk mengetahui upaya penegakan hukum dalam menanggulangi tindak pidana prostitusi di wilayah hukum Kepolisian Resor Kota Jambi danuntuk mengetahuiapa saja yang menjadi kendala dalam menanggulangi tindak pidana terhadap prostitusi di wilayah hukum Kepolisian Resor Kota Jambi. Rumusan masalahnya bagaimana upaya penegakan hukum dalam menanggulangi tindak pidana prostitusi di wilayah hukum Kepolisian Resor Kota Jambi dan apa saja yang menjadi kendala dalam menanggulangi tindak pidana terhadap prostitusi di wilayah hukum Kepolisian Resor Kota Jambi. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode yuridis empiris. Hasil penelitian adalahupaya penanggulangan prostitusi di wilayah Jambi yaitu: secara pre-emtif, preventif dan represif. Secara pre-emtif Pihak Kepolisian Resor Kota Jambi bekerja sama dengan dinas perlindungan perempuan dan anak kota jambi untuk mengadakan penyuluhan tentang pentingnya pendidikan sejak dini, dari babinkamtibmas melakukan penyuluhan ke kantor lurah, dan dari dinas perlindungan perempuan dan anak kota jambi melakukan penyuluhan di sekolah sekolah. Secara preventif mengadakan penyuluhan atau sosialisasi tentang bahaya penyakit yang diakibatkan jika menjadi bagian dari prostitusi, memberikan arahan atau penjelasan terhadap pendidikan keagamaan dan kerohanian untuk meningkatkan keimanan terhadap nilai-nilai agama dan moral agar para pelaku bisa sadar akan kelakuan yang ia jalani salah dan melanggar norma-norma agama, memberikan kegiatan-kegiatan positif agar mendapat kesibukan sehingga mereka terhindar dari lingkungan prostitusinya, mengadakan patroli keliling pada daerah- daerah yang sering di tempati sebagai prostitusi. Secara represif Pihak Kepolisan Resor Kota Jambi melakukan penyelidikan dengan pencarian terhadap pelaku mucikari yang diduga melakukan eksploitasi terhadap Pekerja Seks Komersial dengan cara prostitusi, Melakukan penangkapan terhadap para mucikari tersebut, Kemudian pihak Kepolisian memberikan penerapan hukum melalui proses penyidikan untuk mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya.kemudian selanjutnya diserahkan kepada pihak yang berwenang. Dan Kendala-kendala ataupun hambatan yang ditemui oleh pihak kepolisian dalam menangani prostitusi yaitu: 1) Kendala internal, kendala yang dihadapi oleh pihak kepolisian yaitu kurangnya psikolog dan rumah aman. 2) Kendala eksternal, yaitu sulitnya mengembalikan kepercayaaan para pelaku karena setelah penangkapan para mucikari pada setiap tahunnya.
"
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan UIN STS Jambi |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 02:40 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 02:40 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/6835 |
