Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Dalam Meminimalisasi Kerentanan Ekonomi Perempuan di Kota Jambi

Nilasari, Nilasari (2026) Peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Dalam Meminimalisasi Kerentanan Ekonomi Perempuan di Kota Jambi. Other thesis, UNSPECIFIED.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Usaha Mikro Kecil
Menengah (UMKM) bidang kuliner dalam meminimalisasi kerentanan ekonomi
perempuan di Kota Jambi. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya
angka perempuan yang tidak bekerja (14.650) jiwa atau 73,96%) dan kesenjangan
partisipasi angkatan kerja yang signifikan antara perempuan (51,6%) dan laki-laki
(78,1%). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan
dokumentasi terhadap 11 informan perempuan pelaku UMKM bidang kuliner
yang tersebar di 3 kecamatan (Jambi Selatan, Pelayangan, dan Danau Teluk),
kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM bidang kuliner memberikan
peran strategis dan multidimensional dalam meminimalisasi kerentanan ekonomi
perempuan. Seluruh informan (100%) mengalami peningkatan pendapatan variasi
berkisar 35-60% dari total pendapatan rumah tangga. Sebanyak 72,7% informan
yang sebelumnya tidak memiliki pendapatan kini memiliki penghasilan rata-rata
Rp 2.750.000 per bulan, sementara 27,3% informan yang sebelumnya bekerja di
sektor informal dengan pendapatan sangat rendah kini memiliki penghasilan ratarata Rp 4.000.000 per bulan. UMKM kuliner juga berkontribusi dalam
meningkatkan kemandirian ekonomi (90,9% informan memiliki kontrol penuh
terhadap pendapatan), fleksibilitas waktu yang memungkinkan keseimbangan
peran produktif dan reproduktif (100% informan), peningkatan kepercayaan diri
dan self-efficacy (100% informan), serta pembangunan jaringan sosial (81,8%
informan tergabung dalam organisasi UMKM).
Namun demikian, masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi, antara
lain keterbatasan akses permodalan formal (hanya 18,2% berhasil mengakses
kredit bank), minimnya pengetahuan manajemen usaha (81,8% tidak menerapkan
pembukuan terstruktur), kesenjangan digital (72,7% mengalami keterbatasan
literasi digital), keterbatasan akses pasar yang lebih luas (hanya 27,3% memiliki
izin PIRT), serta beban ganda yang tetap dialami 81,8% informan. Strategi
pengembangan yang efektif meliputi penguatan akses permodalan melalui skema
pembiayaan yang responsif gender, peningkatan kapasitas manajemen usaha,
pengembangan literasi digital, perluasan akses pasar, pembangunan ekosistem
UMKM yang kondusif, serta penguatan jaringan dan kelembagaan UMKM
perempuan.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan
literatur terkait pemberdayaan ekonomi perempuan melalui UMKM serta menjadi
referensi praktis bagi pemerintah, lembaga pemberdayaan, dan pelaku usaha
dalam merumuskan program dan kebijakan yang mendukung pengembangan
UMKM kuliner perempuan yang berkelanjutan.
Kata kunci: UMKM, Kuliner, Kerentanan Ekonomi Perempuan"

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Mahdianto S.Hum., M.Pd.
Date Deposited: 29 Jun 2026 07:44
Last Modified: 29 Jun 2026 07:44
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/6752

Actions (login required)

View Item
View Item