Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan di Indonesia dalam kajian fiqh siyasah

Oktavia, Rika (2026) Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan di Indonesia dalam kajian fiqh siyasah. Other thesis, UNSPECIFIED.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Salah satu prinsip utama dalam sistem ketatanegaraan Indonesia adalah Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, yang menekankan nilai demokrasi, musyawarah, dan perwakilan rakyat. Konsep ini sejalan dengan konsep syūrā dalam Fiqh Siyasah Islam, yang menempatkan musyawarah sebagai mekanisme penting untuk membuat keputusan pemerintahan dan politik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari ide- ide tentang Sila Keempat Pancasila dalam konteks ketatanegaraan Indonesia serta hubungannya dengan prinsip-prinsip Fiqh Siyasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan historis dalam penelitian hukum normatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan sumber hukum primer, sekunder, dan tersier, seperti peraturan perundang-undangan, keputusan Mahkamah Konstitusi, literatur fiqh siyasah, serta pendapat ulama dan cendekiawan Muslim. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan penalaran deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Sila Kerakyatan, khususnya prinsip musyawarah dan perwakilan, sangat sesuai dengan konsep syūrā dalam Fiqh Siyasah. Musyawarah dalam perspektif Islam dan Pancasila sama-sama bertujuan untuk mewujudkan keadilan dan kemaslahatan serta mencegah kekuasaan otoriter. Meskipun Sila Keempat dimasukkan ke dalam sistem demokrasi Indonesia melalui mekanisme perwakilan rakyat, ia masih menghadapi sejumlah masalah praktik, seperti mengambil alih kepentingan politik dan tidak memenuhi aspirasi rakyat dengan baik. Studi ini menemukan bahwa Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan memiliki korelasi yang kuat dengan prinsip Fiqh Siyasah, khususnya konsep syūrā. Oleh karena itu, itu dapat digunakan sebagai landasan normatif dan etis untuk memperkuat demokrasi Pancasila di Indonesia.
"

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara
Depositing User: Mahdianto S.Hum., M.Pd.
Date Deposited: 29 Jun 2026 06:46
Last Modified: 29 Jun 2026 06:46
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/6714

Actions (login required)

View Item
View Item