Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Pewarisan Budaya dalam Tradisi Nyimah Parit: Studi Komunikasi Antargenerasi di Desa Pangkal Babu Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi

Khatimah, Khusnul Pewarisan Budaya dalam Tradisi Nyimah Parit: Studi Komunikasi Antargenerasi di Desa Pangkal Babu Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Other thesis, UNSPECIFIED.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terlaksananya tradisi Nyimah Parit sebagai salah satu warisan budaya lokal dari masyarakat Desa Pangkal Babu yang memiliki kontribusi signifikan dalam kehidupan sosial, spiritual, dan lingkungan setempat. Aktivitas ini tidak hanya berfungsi sebagai usaha bersama untuk membersihkan saluran air, tetapi juga sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan dan sebagai alat untuk memperkuat solidaritas serta kebersamaan antarwarga. Tradisi Nyimah Parit ini melalui proses pelaksanaan mulai dari proses persiapan acara yaitu penentuan hari tanggal dan tempat, proses penyembelihan hewan yaitu kambing yang dilakukan 3 tahun 1 kali dan ayam setiap tahun sekali, dan proses pelaksanaan yaitu pembacaan doa selamat dan pertunjukan kompang. Dalam pelaksanaannya, tradisi Nyimah Parit sebagai bagian dari warisan budaya setempat yang mengandung nilai-nilai budaya seperti rasa syukur, nilai spiritual dan gotong royong yang diturunkan dari generasi ke generasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis bagaimana proses komunikasi antargenerasi dalam pewarisan budaya tradisi Nyimah Parit di Desa Pangkal Babu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang melibatkan observasi selama kurang lebih 3 bulan, wawancara dengan 8 narasumber, dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis melalui analisis data, reduksi data dan penyajian data.
Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pewarisan tradisi Nyimah Parit dilakukan melalui interaksi langsung antara generasi yang lebih tua dan generasi yang lebih muda di setiap fase tradisi, mulai dari musyawarah hingga pelaksanaan. Ritual ini disampaikan dalam bentuk seni pertunjukan dengan memadukan edukasi alam tradisi Nyimah Parit ini dilakukan dengan 7 doa, 7 shalawatan, 7 kompang, 7 penabuh, 7 kali sajian hidangan yang berbeda, yang dilaksanakan dalam waktu 7 jam dan dihadiri lebih dari 77 orang, karena angka 7 sering muncul dalam Al-Quran dan hadist sebagai angka istimewa dan pemilihan angka 7 menjelaskan proses penciptaan langit dan bumi dalam 7 lapisan langit yang terdapat dalam surah Al-Baqarah ayat 29. Generasi yang lebih tua berperan sebagai penghubung nilai dan makna dari tradisi tersebut, sedangkan generasi muda berfungsi sebagai penerus yang menginterpretasikan tradisi sesuai dengan perkembangan zaman. Meskipun ada kendala komunikasi seperti perbedaan pemahaman dan keterbatasan teknologi, tradisi Nyimah Parit tetap berperan sebagai sarana komunikasi sosial yang efektif untuk mempertahankan identitas budaya dan kelangsungan nilai-nilai lokal di masyarakat."

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Mahdianto S.Hum., M.Pd.
Date Deposited: 24 Jun 2026 03:34
Last Modified: 24 Jun 2026 03:34
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/6467

Actions (login required)

View Item
View Item