Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Studi Makna Khidmah: Analisis HR. Bukhari No. 676 Pendekatan Double Investigation Fatima Mernissi

Amalia, Hadhisty Studi Makna Khidmah: Analisis HR. Bukhari No. 676 Pendekatan Double Investigation Fatima Mernissi. Other thesis, UNSPECIFIED.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Relasi suami dan istri dalam kehidupan rumah tangga sering kali dipahami secara normatif dengan pembagian peran yang kaku, terutama dalam aspek pekerjaan domestik. Pemahaman tersebut tidak jarang bersumber dari penafsiran hadis yang cenderung literal dan ahistoris, sehingga berpotensi melanggengkan ketimpangan gender dalam keluarga Muslim. Salah satu hadis yang sering dikaitkan dengan isu ini adalah hadis riwayat al-Bukhārī No. 676 tentang keterlibatan Nabi Muhammad Saw dalam pekerjaan rumah tangga. Namun, hadis tersebut belum banyak dikaji secara mendalam dengan pendekatan metodologis yang mampu mengintegrasikan analisis sanad, matan, serta konteks sosial-historis secara komprehensif. Oleh karena itu, penelitian ini menjadi penting untuk memberikan pemahaman yang lebih adil dan kontekstual terhadap hadis khidmah Nabi, sekaligus menegaskan relevansinya dalam menjawab problem relasi domestik keluarga Muslim kontemporer.

Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan ma 'ānī al-hadīs yang dipadukan dengan metode double investigation yang dikembangkan oleh Fatima Mernissi. Metode ini digunakan untuk menelaah hadis melalui dua lapisan analisis, yakni kajian internal teks hadis (meliputi kritik sanad dan matan) serta kajian eksternal berupa konteks sosial-historis periwayatan hadis. Sumber data primer penelitian ini adalah hadis-hadis tentang khidmah Nabi dalam Sahīh al-Bukhārī, Sunan al-Tirmizī, dan Musnad Ahmad, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab syarah hadis, karya ulama klasik dan kontemporer, serta penelitian ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan tujuan mengungkap makna khidmah secara utuh dan proporsional.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa khidmah Nabi dalam hadis tidak dimaksudkan sebagai ketentuan normatif yang membakukan pembagian peran domestik berdasarkan jenis kelamin, melainkan sebagai teladan etis tentang tanggung jawab, kerja sama, dan kepekaan sosial dalam keluarga. Hadis tersebut merepresentasikan nilai keadilan dan kesalingan (mubādalah) antara suami dan istri, sehingga relevan untuk dijadikan dasar dalam membangun relasi rumah tangga yang harmonis dan setara. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan kontekstual dalam memahami hadis-hadis keluarga agar ajaran Islam tetap responsif terhadap dinamika sosial serta mampu mendorong terwujudnya keadilan gender dalam kehidupan keluarga Muslim."

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Ilmu Hadis
Depositing User: Mahdianto S.Hum., M.Pd.
Date Deposited: 22 Jun 2026 04:03
Last Modified: 22 Jun 2026 04:03
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/6383

Actions (login required)

View Item
View Item