Agus Sutriyono (2025) Model Komunikasi Interpersonal Dalam Pelayanan Calon Jama'ah Haji di Kementerian Agama Kota Jambi. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
Dengan model komunikasi interpersonal yang baik, diharapkan dalam melayani jamaah haji bisa semaksimal mungkin, efektif dan efisien sebelum jamaah haji diberangkatkan ke tanah suci Mekah, sehingga calon jamaah haji merasa puas dan dalam melaksanakan ibadah haji berjalan dengan lancar sesuai dengan tuntutan agama, sehingga mendapatkan haji yang mabrur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) sistem pelayanan di Kementerian Agama Kota Jambi, (2) penerapan model komunikasi interpersonal dalam pelayanan calon jamaah haji di Kementerian Agama Kota Jambi dan (3) hambatan apa yang dihadapi petugas pelayanan calon jamaah haji dalam penerapan model komunikasi interpersonal dalam pelayanan calon jamaah haji di kementerian agama kota Jambi. Pendekatan yang digunakan oleh penulis disini adalah metode kualitatif. Penelitian dengan pendekatan kualitatif menekankan analisis proses dari proses berfikir secara induktif yang berkaitan dengan dinamika hubungan antar fenomena yang diamati, dan senantiasa menggunakan logika ilmiah. Dalam penelitian kualitatif pengumpulan data dilakukan pada natural setting (kondisi yang alamiah), teknik pengumpulan data lebih banyak pada observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Proses analisis data kualitatif berjalan sebagai berikut (1) Mencatat yang menghasilkan catatan lapangan, dengan hal itu diberi kode agar sumber datanya tetap dapat ditelusuri, (2) Mengumpulkan, memilah-milah, mengklasifikasikan, mensintesiskan, membuat ikhtisar, dan membuat ijndeksnya dan (3) Berpikir, dengan jalan membuat agar kategori data itu mempunyai makna, mencari dan menemukan pola dan hubungan-hubungan, dan membuat temuan-temuan umum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pelayanan haji di Kemenag Kota Jambi sudah berjalan baik, tetapi masih perlu perbaikan dalam beberapa aspek seperti pengawasan, pemantauan jemaah, dan akses informasi. Dengan perbaikan berkelanjutan, pelayanan haji dapat menjadi lebih efektif dan efisien, serta meningkatkan kepuasan jemaah. Selain itu, penerapan model komunikasi interpersonal dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan jemaah. Namun, penerapan model ini juga menghadapi beberapa hambatan seperti keterbatasan sumber daya, perbedaan bahasa dan budaya, serta tekanan dan stres dalam situasi pelayanan. Mengatasi hambatan-hambatan ini penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan haji.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan UIN STS Jambi |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 02:35 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 02:35 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/6270 |
