Fajri, Muhammad (2026) Korupsi dalam perspektif Al quran terhadap studi tafsir al manar karya muhammad rasyid ridho dan tafsir fii zhilalil qur an karya Sayyid quthub. Masters thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
"Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan Al-Qur’an tentang
korupsi melalui telaah komparatif terhadap dua karya tafsir besar, yaitu
Tafsir Al-Manar karya Muhammad Rasyid Ridha dan Tafsir Fī Zhilālil Qur’ān
karya Sayyid Quthb. Fokus kajian ini terletak pada pemahaman kedua
mufasir terhadap ayat-ayat yang berhubungan dengan perilaku koruptif,
seperti QS. Al-Baqarah/2:188, QS. Ali Imran/3:161, QS. An-Nisa/4:29, dan
QS. Al-Ma’idah/5:33–34. Metode yang digunakan adalah penelitian
kualitatif dengan pendekatan library research dan analisis komparatif,
melalui pengumpulan data dari sumber primer (kitab tafsir) dan sekunder
(literatur pendukung).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammad Rasyid Ridha
memandang korupsi sebagai bentuk khianat terhadap amanah publik dan
pelanggaran moral yang berimplikasi sosial serta spiritual. Dalam Tafsir Al-
Manar, korupsi dikategorikan sebagai perbuatan ghulul dan akl al-bāṭil,
yang merusak keadilan sosial serta keutuhan umat. Sebaliknya, Sayyid
Quthb dalam Tafsir Fī Zhilālil Qur’ān menilai korupsi sebagai manifestasi
fasād fil ardh (kerusakan di muka bumi) yang lahir dari sistem jahiliyah
modern yang menolak hukum Allah (ḥākimiyyah Allāh). Ia menegaskan
bahwa pembebasan masyarakat dari korupsi harus dimulai melalui revolusi
spiritual dan penerapan syariat Islam secara menyeluruh.
Persamaan keduanya terletak pada pandangan bahwa korupsi bukan
sekadar pelanggaran hukum, tetapi kejahatan moral yang menggerogoti
nilai amanah dan keadilan. Perbedaannya terletak pada orientasi
pendekatan: Ridha menekankan reformasi sosial melalui pendidikan moral
dan penegakan amanah, sedangkan Quthb menekankan perubahan
sistemik melalui penerapan hukum Ilahi. Penelitian ini berimplikasi pada
penguatan basis teologis dan moral dalam pemberantasan korupsi, dengan
menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber etika publik dan panduan bagi tata
kelola pemerintahan yang bersih dan berkeadilan.
Kata Kunci: Al-Qur’an, Korupsi, Tafsir Al-Manar, Fī Zhilālil Qur’ān,
Muhammad Rasyid Ridha, Sayyid Quthb"
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Aqidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Anisa Resviarni |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 02:07 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 02:07 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/6070 |
