Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Tinjauan filosofis terhadap betimbang Bakati dalam adat pernikahan di desa ranggo sungai dingin kecamatan limun kabupaten Sarolangun

Yulhendri, Yulhendri (2026) Tinjauan filosofis terhadap betimbang Bakati dalam adat pernikahan di desa ranggo sungai dingin kecamatan limun kabupaten Sarolangun. Other thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

"ABSTRAK

Tradisi Betimbang Bakati merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang hidup dan berkembang dalam adat pernikahan masyarakat Melayu di Desa Ranggo Sungai Dingin, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai rangkaian seremonial adat, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai filosofis, sosial, religius, dan budaya yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat setempat. Oleh karena itu, penelitian ini mengangkat pokok permasalahan mengenai latar belakang pelaksanaan, proses pelaksanaan, serta makna filosofis Tradisi Betimbang Bakati dalam adat pernikahan di Desa Ranggo Sungai Dingin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap subjek penelitian yang meliputi kepala desa, lembaga adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat dan pasangan pengantin yang melaksanakan Tradisi Betimbang Bakati. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga data dapat dianalisis secara sistematis dan mendalam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Betimbang Bakati dilatarbelakangi oleh nilai keseimbangan, keadilan, dan tanggung jawab dalam membangun kehidupan rumah tangga. Prosesi tradisi ini mengandung simbol-simbol filosofis yang bermakna kemakmuran, masa peralihan hidup pengantin, nasihat orang tua, motivasi religius, serta keikhlasan keluarga dalam melepas anak menuju kehidupan berumah tangga. Selain itu, tradisi ini mengandung nilai-nilai pendidikan seperti religiusitas, kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, toleransi, kepedulian sosial, dan pelestarian budaya. Secara filosofis, Tradisi Betimbang Bakati relevan dengan pembelajaran sejarah dan pendidikan nilai, karena dapat dijadikan contoh konkret dalam memahami perkembangan sosial budaya serta menanamkan nilai-nilai kehidupan dalam konteks akademik maupun kehidupan sehari-hari."

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Juwita Asna Dewi, S.H.I
Date Deposited: 18 Sep 2026 09:26
Last Modified: 18 Sep 2026 09:26
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5961

Actions (login required)

View Item
View Item