Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Tradisi " _Mandi Kaek_ " (Turun Mandi) Dalam Masyarakat Melayu Jambi Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo Perspektif Hukum Islam

Muhammad Pauzi, Muhammad Pauzi (2026) Tradisi " _Mandi Kaek_ " (Turun Mandi) Dalam Masyarakat Melayu Jambi Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo Perspektif Hukum Islam. Masters thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Tradisi Mandi Kaek merupakan salah satu ritual adat yang masih dilestarikan oleh masyarakat Melayu Jambi, khususnya di Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran bayi sekaligus sarana memohon perlindungan dan keberkahan bagi kehidupan bayi di masa mendatang. Tradisi ini tidak hanya mengandung nilai spiritual, tetapi juga berfungsi sebagai media penguatan identitas kultural, pengikat solidaritas sosial, serta sarana pewarisan nilai dan kepercayaan antargenerasi dalam komunitas setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor yang melatarbelakangi pelaksanaan tradisi Mandi Kaek, mendeskripsikan secara rinci prosesi dan simbol-simbol yang menyertai ritual tersebut, serta menganalisis pandangan hukum Islam terhadap praktik ini dengan menggunakan kerangka teori uruf dan living law. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan ketua adat, tokoh agama, dan masyarakat pelaku tradisi, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlangsungan tradisi Mandi Kaek didorong oleh warisan budaya nenek moyang, keyakinan terhadap manfaat spiritual dan sosial, serta proses akulturasi antara kepercayaan lokal pra-Islam dengan ajaran Islam yang kemudian mewarnai doa, bacaan, dan tata cara prosesi. Dari perspektif hukum Islam, tradisi ini pada prinsipnya dapat diterima selama dimaknai sebagai bentuk syukur dan doa, tidak mengandung unsur syirik, tidak diyakini sebagai kewajiban agama, serta tidak menimbulkan mudarat bagi bayi maupun masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi Mandi Kaek merupakan bentuk praktik budaya lokal yang telah terinternalisasi dalam kehidupan masyarakat dan dapat terus dilestarikan dengan melakukan penyesuaian sesuai tuntunan syariat, sehingga menjadi harmonis dengan nilai-nilai hukum Islam dan tetap relevan dalam dinamika sosial keagamaan masyarakat Melayu Jambi.
Kata Kunci: Tradisi, Mandi Kaek, Melayu Jambi, Hukum Islam, Uruf, Living Law, Budaya Lokal."

Item Type: Thesis (Masters)
Divisions: Pascasarjana > Magister Ilmu Syariah
Depositing User: Munsia Andriani
Date Deposited: 18 Sep 2026 05:37
Last Modified: 18 Sep 2026 05:37
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5951

Actions (login required)

View Item
View Item