Ria Novita, Sukma (2026) "PENERAPAN METODE MAYSURO DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN TAHSIN DAN TARTIL AL-QUR’AN SANTRI RUMAH TAHFIDZ IBADURRAHMAN KECAMATAN TELANAI PURA KOTA JAMBI". Masters thesis, UIN STS JAMBI.
Full text not available from this repository.Abstract
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Metode Maysuro dalam meningkatkan kualitas tahsin tartil Al-Qur’an pada santri Rumah Tahfidz Ibadurrahman Kota Jambi. Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan akan metode pembelajaran Al-Qur’an yang sederhana, sistematis, dan mampu mengakomodasi keragaman kemampuan santri. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Maysuro memiliki urgensi tinggi dalam pembelajaran Al-Qur’an. Metode ini menekankan prinsip tadarruj (bertahap) dan taysir (memudahkan), sehingga santri dapat belajar dari tingkat paling dasar seperti pengenalan huruf hijaiyah, makhraj, dan sifat huruf, hingga penerapan hukum tajwid yang lebih kompleks. Penerapan secara konsisten terbukti meningkatkan ketepatan makhraj, kelancaran membaca, serta konsistensi panjang-pendek bacaan santri. Selain itu, metode ini juga menumbuhkan sikap disiplin, teliti, dan tanggung jawab melalui pembiasaan pengulangan bacaan yang salah hingga benar.
Variasi daya serap santri dipengaruhi oleh faktor usia, kesiapan awal, serta motivasi. Santri usia (12-15 tahun) membutuhkan pendekatan lebih interaktif dengan media visual dan pengulangan sederhana, sementara santri pra-remaja (15-18 tahun) lebih responsif terhadap koreksi langsung. Secara umum, daya serap meningkat secara signifikan setelah metode ini diterapkan, dengan santri menunjukkan progres yang stabil dalam evaluasi talaqqi. Faktor pendukung keberhasilan metode ini meliputi kompetensi guru, lingkungan asrama yang religius, serta kedekatan emosional guru–santri. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan sarana, rasio guru–santri yang tinggi, serta kejenuhan santri usia dini. Namun, kendala tersebut dapat diatasi dengan kreativitas guru dan strategi pengajaran yang adaptif.
Kesimpulannya, Metode Maysuro tidak hanya efektif memperbaiki aspek teknis bacaan, tetapi juga membentuk karakter Qur’ani santri. Dengan konsistensi penerapan, metode ini berpotensi menjadi model pembelajaran Al-Qur’an yang relevan dan layak dikembangkan di berbagai lembaga tahfidz.
Kata Kunci: Metode Maysuro, Tahsin Tartil, Pendidikan Al-Qur’an"
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Munsia Andriani |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 01:56 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 01:56 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5931 |
