Aprilia, Lida (2024) MANAJEMEN PERUBAHAN DALAM MENINGKATKAN BUDAYA RELIGIUS DI MADRASAH TSANAWIYAH SWASTA AL-IHSANIYAH DESA SARANG BURUNG MUARO JAMBI. Other thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI.
Full text not available from this repository.Abstract
Dewasa ini, kata perubahan merupakan hal yang sangat krusial dalam setiap peranan seluruh aspek kehidupan. Terlebih di zaman yang semakin eksis ini, kata perubahan selalu bergandengan dengan pacuan perkembangannya. Dalam melakukan dan mengikuti setiap perubahan harus adanya manajemen yang baik, agar setiap perubahan yang dilakukan memberikan hasil yang signifikan atas setiap apa yang sudah direncanakan, terlebih dalam satuan pendidikan, manajemen perubahan sangat fundamental. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Manajemen Perubahan dapat meningkatkan budaya religius di Madrasah Tsanawiyah Swasta Al-Ihsaniyah desa Sarang Burung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melibatkan kepala sekolah, guru dan siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dan ditriangulasi untuk memvalidasi keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen perubahan di Madrasah Tsawiyah Swasta Al-Ihsaniyah desa Sarang Burung Muaro Jambi memainkan peran krusial dalam meningkatkan budaya religius. Kepala sekolah yang merupakan pemeran utama dalam penerapan serta semua pengelolaan pada manajemen perubahan, terlebih fenomena di lokasi penelitian yang baru berganti masa kepemimpinan juga sangat menjadi acuan utama berhasil dan tidaknya dalam peningkatan budaya religius, bagaimana kepemimpinan sebelumnya dan kepemimpinan sekarang dalam penerapan manajemen perubahan untuk meningkatkan budaya religius di madrasah tersebut. Pada konsep dasar manajemen yakni planning, organizing, actuanting dan kontroling menjadi panduan utama peneliti pada peningkatan budaya religius setelah dilakukan manajemen perubahan pada pimpinan atau kepala madrasah yang baru. Beberapa hambatan yang diidentifikasi termasuk partisipasi siswa yang tidak optimal dalam mengikuti aturan yang ditetapkan dan sumber daya manusia yang belum sepenuhnya dioptimalkan dalam pelaksanaan rencana untuk meningkatkan budaya religius. Upaya koordinasi yang efektif antara kepala sekolah dan guru-guru menjadi kunci untuk mencapai tujuan secara efisien dan efektif.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Nadia Rezky |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 14:09 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 14:09 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5882 |
