Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

DAMPAK PENAMBANGAN EMAS ILEGAL TERHADAP LINGKUNGAN DAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA TIMBOLASI KECAMATAN BATHIN III ULU

Azhari (2026) DAMPAK PENAMBANGAN EMAS ILEGAL TERHADAP LINGKUNGAN DAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA TIMBOLASI KECAMATAN BATHIN III ULU. Other thesis, UIN sultan thaha saifuddin jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik Penambangan Emas Tanpa Izin
(PETI) serta dampak sosial ekonomi dan lingkungan terhadap masyarakat Desa
Timbolasi, Kecamatan Bathin III Ulu Kabupaten Bungo. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari masyarakat
penambang, pengepul emas, dan pemerintah desa yang mengetahui secara langsung
aktivitas PETI Ilegal di Desa Timbolasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)
di Desa Timbolasi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari identifikasi dan
pembukaan lokasi tambang, penggalian dan pemisahan material tambang,
penggunaan alat manual maupun mesin dompeng, penggunaan merkuri dalam
proses pemisahan emas, pengolahan dan pemurnian, hingga distribusi dan penjualan
emas kepada pengepul. Aktivitas tersebut dilakukan di sekitar kawasan sungai,
hutan, dan lahan produktif masyarakat tanpa izin resmi. Faktor utama yang
mendorong masyarakat terlibat dalam PETI adalah kebutuhan ekonomi,
keterbatasan lapangan pekerjaan, dan adanya anggapan bahwa pertambangan
memberikan pendapatan yang lebih cepat dan lebih besar dibandingkan pekerjaan
tradisional seperti bertani dan berkebun. Dari aspek lingkungan, aktivitas PETI
menyebabkan kerusakan hutan, pencemaran sungai, erosi tanah, sedimentasi, serta
kerusakan lahan pertanian. Penggunaan merkuri dan proses pembakaran emas juga
berpotensi menimbulkan pencemaran udara serta gangguan kesehatan masyarakat,
seperti gangguan pernapasan, iritasi mata, dan penyakit kulit. Dari aspek sosial
ekonomi, PETI memberikan peningkatan pendapatan dalam jangka pendek dan
mendorong perubahan mata pencaharian masyarakat dari sektor pertanian menuju
pertambangan. Namun, kondisi tersebut juga menimbulkan ketergantungan
ekonomi terhadap tambang, ketimpangan sosial, konflik antarwarga, serta
menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Dengan demikian,
meskipun PETI memberikan manfaat ekonomi secara cepat, dampak negatifnya
terhadap lingkungan, kesehatan, dan keberlanjutan sosial ekonomi masyarakat Desa
Timbolasi lebih besar dalam jangka panjang.
Kata Kunci : Penambangan Emas Ilegal, Dampak Lingkungan, Dampak Sosial"

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan UIN STS Jambi
Date Deposited: 17 Sep 2026 07:16
Last Modified: 17 Sep 2026 07:16
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5871

Actions (login required)

View Item
View Item