Muhammad rizki (2025) Sistem kewarisan Masyarakat adat suku anak dalam studi kasus di desa nyigan kecamatan mestong. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
"ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji sistem kewarisan yang diterapkan di masyarakat adat Suku Anak Dalam di Desa Nyogan, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, serta perbandingannya dengan hukum kewarisan Islam. Dalam hukum Islam, pembagian warisan diatur secara rinci, di mana seorang anak laki-laki memperoleh dua kali lipat dari anak perempuan berdasarkan Surah An-Nisa Ayat 11. Namun, dalam praktiknya, masyarakat Suku Anak Dalam cenderung lebih mengutamakan musyawarah keluarga dan kesepakatan bersama dalam pembagian harta warisan, yang tidak selalu sesuai dengan ketentuan hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan antara hukum adat dan hukum Islam dalam pembagian warisan, serta mengidentifikasi tantangan yang muncul dalam implementasinya di masyarakat adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mayoritas masyarakat Suku Anak Dalam telah memeluk agama Islam, mereka masih mempertahankan tradisi adat dalam kewarisan yang tidak selalu mencerminkan prinsip keadilan dalam hukum Islam. Penelitian ini menyarankan perlunya harmonisasi antara hukum adat dan hukum Islam untuk menciptakan sistem kewarisan yang adil dan seimbang, serta memperhatikan kepentingan kedua sistem hukum tersebut dalam konteks sosial dan budaya masyarakat.
Kata Kunci: Sistem Kewarisan, Hukum Islam, Hukum Adat, Suku Anak Dalam, Desa Nyogan.
"
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab |
| Depositing User: | Mahdianto UIN Jambi |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 06:10 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 06:10 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5807 |
