Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

MONOGAMI DALAM PERSPEKTIF FAQIHUDDIN ABDUL KODIR (TELAAH QS. AN-NISA' [4]: 3

SAPUTRI, SHABRINA SYAFIRA (2023) MONOGAMI DALAM PERSPEKTIF FAQIHUDDIN ABDUL KODIR (TELAAH QS. AN-NISA' [4]: 3. Other thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

Dewasa ini, jika berbicara poligami, pemahaman yang melekat di masyarakat selalu berdalih pada ajaran syariat Islam. Dalil utama pemahaman poligami mengacu pada penggalan ayat al-Qur’an (Qs. an-Nisa’ [4]: 3) yang memang secara eksplisit disebutkan tentang kebolehan poligami. Kuatnya pemahaman poligami dalam ayat tersebut menjadikan monogami seakan tenggelam, bahkan terdapat pemahaman bahwa asas pernikahan dalam Islam adalah poligami. Padahal asas pernikahan dalam Islam adalah monogami,
Penelitian ini berjenis kepustakaan (library research) di mana data-data yang dipakai data kepustakaan yang diperoleh dari teks ayat al-Qur’an, kitab-kitab, buku-buku karya tokoh yang dikaji maupun referensi lain yang terkait dengan pembahasan ini. Penyajian datanya adalah dengan deskriptif analitik, sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data historis dan content, metode penelitian terhadap pandangan Faqihuddin Abdul Kodir tentang monogami dalam al-Qur’an. Dalam hal ini analisis isi digunakan adalah analisis isi semantik untuk menganalisis Qs. an-Nisa’ [4]: 3.
Hasil temuan dalam penelitian ini menyatakan bahwa Faqihuddin Abdul Kodir menafsirkan Qs. an-Nisa’ [4]: 3 dengan sedikit berbeda dari para mufasir lainnya. Ayat tersebut menurutnya merupakan salah satu ayat yang menegaskan pentingnya keadilan dalam relasi keluarga. Pada ayat tersebut disebutkan beberapa bentuk perkawinan, antara lain: Perkawinan dengan anak yatim, poligami, dan monogami. Dua bentuk perkawinan yang pertama adalah bentuk perkawinan yang rentan terjadi tindakan semena-mena dan tidak adil, sehingga penyebutan dua bentuk perkawinan dalam ayat tersebut merupakan kritik al-Qur’an dan peringatan terhadap orang-orang yang menjalaninya, bukan anjuran, apalagi perintah. Selanjutnya, menurut Faqihuddin Abdul Kodir al-Qur’an menganjurkan untuk menjalani perkawinan monogami sebagai upaya menghindari tindakan ketidak-adilan yang telah dikritik sebelumnya. Maka kesimpulan dari pandangan beliau terhadap al-Qur’an melalui Qs. an-Nisa’ [4]: 3 justru lebih mengapresiasi perkawinan monogami daripada praktik poligami.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Ilmu Al quran dan Tafsir
Depositing User: Nadia Rezky
Date Deposited: 11 Jun 2026 08:41
Last Modified: 11 Jun 2026 08:41
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5789

Actions (login required)

View Item
View Item