Eva Yuliana (2025) peningkatan keaktifan belajar siswa melalui model inkuiri pada pembelajaran IPAS di kelas III SDN 41/1 Kuap. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
Penelitian ini di latar belakangi karena kurangnya keaktifan belajar siswa dibuktikan dengan dari 16 siswa dikelas tersebut 7 siswa masih tergolong dalam kategori kurang , 5 siswa berada dalam kategori cukup, dan 4 siswa masuk dalam kategori baik Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Melalui Model Inkuiri Pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (IPAS) Di Kelas III Sekolah Dasar Negeri 41/1 Desa Kuap. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dimaksudkan untuk mengatasi permasalahan yang ada di kelas. Subyek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas III yang berjumlah 16 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan lembar observasi, Lembar wawancara, Lembar Angket, dan dokumentasi. Metode yang digunakan untuk analisis data adalah metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajar inkuiri pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari data yang telah dikumpulkan menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan, Berdasarkan hasil observasi pra siklus aktivitas guru diperoleh dengan nilai 66%, pada siklus I pertemuan I diperoleh dengan nilai persentase 70% dan pertemuan ke II 77%, kemudian pada siklus II pertemuan 1 diperoleh hasil 84% dan pada pertemuan ke II aktivitas guru meningkat menjadi 89% dengan kualifikasi baik. Sedangkan hasil observasi keaktifan siswa pada siklus I Pertemuan I diperoleh hasil dengan persentase 68% dan pada pertemuan ke II 76%, kemudian pada siklus II Pertemuan 1 diperoleh hasil 81% kemudian pada pertemuan ke II meningkat menjadi 86% dengan kualifikasi baik. Kemudian hasil angket siswa pada siklus I diperoleh dengan persentase 72% dengan kualifikasi cukup, sedangkan hasil angket siswa pada siklus II diperoleh dengan persentase 81,31% dengan kualifikasi baik. Berdasarkan data tersebut menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa dan keakktifan siswa dihitung dari hasil angket siswa dengan penerapan model pembelajaran inkuiri. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa dikelas III Sekolah Dasar Negeri 41/1 Desa Kuap
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Perpustakaan UIN STS Jambi |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 05:07 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 05:07 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5785 |
