Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

"PERJANJIAN BAGI HASIL PETANI KARET BERDASARKAN UNDANG UNDANG NOMOR 2 TAHUN 1960 PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus Di Desa Penyabungan Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat)"

IZAH ISTIQOMAH (2025) "PERJANJIAN BAGI HASIL PETANI KARET BERDASARKAN UNDANG UNDANG NOMOR 2 TAHUN 1960 PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus Di Desa Penyabungan Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat)". Other thesis, UIN Sulthan Thaha Safuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Nama : Izah Istiqomah
NIM : 104180015
Judul : Perjanjian Bagi Hasil Petani Karet Berdasarkan Undang
Undang Nomor 2 Tahun 1960 Perspektif Hukum Ekonomi Syariah
(Studi Kasus Di Desa Penyabungan Kecamatan Merlung
Kabupaten Tanjung Jabung Barat)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan efektivitas dan hambatan dalam
perjanjian bagi hasil antara petani karet, buruh, dan pemilik kebun berdasarkan
UU RI No. 2 Tahun 1960 di Desa Penyabungan, Kecamatan Merlung, Kabupaten
Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini juga meneliti konflik bagi hasil dan tinjauan
Hukum Ekonomi Syariah terhadap perjanjian ini. Penelitian ini menggunakan
metode sosiologi hukum untuk mengatasi permasalahan yang ada. Dari hasil
analisis, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Undang-Undang No. 2 Tahun 1960
mengenai perjanjian bagi hasil di Desa Penyabungan, Kecamatan Merlung,
Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum efektif dilaksanakan. 2) Meskipun
kerugian tidak sering terjadi, konflik yang muncul terkait kerugian harus
diwaspadai oleh para penggarap agar tidak menimbulkan masalah bagi pemilik
atau pekerja. Penting untuk mencegah penipuan dan kesalahpahaman melalui
musyawarah dan teguran, agar kejadian serupa tidak terulang. 3) Tinjauan hukum
Islam terhadap sistem pelaksanaan perjanjian bagi hasil di Desa Penyabungan
sudah sesuai dengan syarat dan rukun musaqah dalam Islam, di mana pemilik
kebun dan penggarap telah menyepakati jumlah yang jelas. Setelah syarat dan
rukun terpenuhi, praktik ini dianggap sebagai musaqah dalam hukum Islam. Oleh
karena itu, perjanjian akad bagi hasil karet di Desa Penyabungan adalah sah dan
diperbolehkan menurut hukum Syariah Islam."

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan UIN STS Jambi
Date Deposited: 16 Sep 2026 07:11
Last Modified: 16 Sep 2026 07:11
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5495

Actions (login required)

View Item
View Item