Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

"PERSPEKTIF HUKUM ISLAM MENGENAI PRAKTIK JUAL BELI PAKAIAN BEKAS (STUDI KASUS DI TOKO ALDI DAN RERES SIMPANG ARIZONA KOTA JAMBI)"

MONITA (2025) "PERSPEKTIF HUKUM ISLAM MENGENAI PRAKTIK JUAL BELI PAKAIAN BEKAS (STUDI KASUS DI TOKO ALDI DAN RERES SIMPANG ARIZONA KOTA JAMBI)". Other thesis, UIN Sulthan Thaha Safuddin Jambi.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Nama
: MONITA
NIM
: 104180034
Judul
: Perspektif Hukum Islam Mengenai Praktik Jual Beli Pakaian
Bekas (Studi Kasus di Toko Aldi dan Reres Simpang Arizona
Kota Jambi)
ABSTRAK
Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik jual beli pakaian bekas
di Toko Aldi dan Reres Simpang Arizona Kota Jambi, untuk mengetahui
mengetahui dan menganlisis perspektif hukum Islam mengenai praktik jual beli
pakaian bekas di Toko Aldi dan Reres Simpang Arizona Kota Jambi, dan untuk
mengetahui faktor yang mempengaruhi masyarakat untuk melakukan jual beli
pakaian bekas. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian
hukum empiris dengan sifat deskriptif. Adapun metode yang digunakan dalam
teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil dan kesimpulan sebagai
berikut: 1) Praktik jual beli pakaian bekas di Toko Aldi dan Reres Simpang Arizona
Kota Jambi, proses penjualan, pedagang memberikan kebebasan kepada pembeli
untuk memilih dan melihat pakaian secara langsung, baik yang digantung maupun
yang diletakkan di atas meja, sehingga memudahkan pembeli. Pakaian yang dibeli
umumnya tidak memerlukan perawatan khusus, tetapi masyarakat yang membeli
pakaian bekas tersebut disarankan untuk membersihkannya dengan baik, mengingat
asal usul pakaian yang tidak diketahui. 2) Perspektif hukum Islam mengenai praktik
jual beli pakaian bekas di Toko Aldi dan Reres Simpang Arizona Kota Jambi,
praktik jual beli pakaian bekas oleh distributor di Toko Aldi dan Reres Simpang
Arizona Kota Jambi yang memesan stok barang dalam bentuk karung (ball) tidak
memenuhi ketentuan hukum Islam, karena syarat sahnya jual beli belum dipenuhi.
Syarat sah jual beli terletak pada syarat objeknya, di mana pakaian bekas bukanlah
benda yang najis maupun haram, hanya saja pedagang tidak mengetahui berapa
jumlah barang, kualitas barang dan kondisi barang yang ada didalam karung (ball).
Praktik jual beli pakaian bekas di lokasi tersebut termasuk dalam kategori gharar
(ketidakjelasan), karena jenis dan ukuran pakaian yang terdapat dalam karung tidak
diketahui dengan jelas. 3) Faktor yang mempengaruhi masyarakat untuk melakukan
jual beli pakaian bekas, diantaranya adalah: a) Harga yang Terjangkau; b)
Keberagaman dan Keunikan Pakaian; c) Kesadaran Lingkungan; d) Kualitas dan
Tren Mode; e) Promosi Media Sosial; f) Pengaruh Teman dan Keluarga; dan g)
Kebiasaan Berbelanja. "

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan UIN STS Jambi
Date Deposited: 16 Sep 2026 07:06
Last Modified: 16 Sep 2026 07:06
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5492

Actions (login required)

View Item
View Item