Logo UIN

Digital Library - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

"SIGNIFIKANSI PERAN ORANG TUA DALAM MEMILIHKAN PASANGAN ANAK DI MALAYSIA (ANALISIS MAQASIDI TERHADAP AYAT 27-28 SURAH AL-QASHASH)"

Binti Md Syaffie, Hana Maisarah (2026) "SIGNIFIKANSI PERAN ORANG TUA DALAM MEMILIHKAN PASANGAN ANAK DI MALAYSIA (ANALISIS MAQASIDI TERHADAP AYAT 27-28 SURAH AL-QASHASH)". Other thesis, UIN STS JAMBI.

Full text not available from this repository.

Abstract

"Peran orang tua dalam menentukan pasangan hidup anak merupakan isu
yang menjadi perbincangan dalam masyarakat muslim, khususnya di tengah
perubahan sosial yang memberikan kebebasan kepada generasi muda dalam
memilih pasangan. Ayat 27-28 Surah Al-Qashash yang mengisahkan Nabi
Syu’aib menawarkan pernikahan kepada Nabi Musa memberi gambaran
mengenai keterlibatan orang tua dalam proses pernikahan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi penafsiran mufassir klasik dan kontemporer
terhadap ayat 27-28 Surah Al-Qashash, menganalisis tujuan syariat yang
terkandung di dalamnya melalui pendekatan tafsir maqasidi serta mengkaji
relevansinya terhadap praktik perjodohan dalam masyarakat Malaysia.
Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research )
dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data primer berupa ayat 27-28
Surah Al-Qashash dan kitab -kitab tafsir yang relevan yaitu Tafsir At-Tabari, Tafsir Al-Qurtubi, Tafsir Fi Zilalil Qur’an dan Tafsir Al-Misbah. Data sekunder diperoleh daripada buku, jurnal, artikel dan karya ilmiah yang berkaitan dengan tema penelitian. Analisi data dilakukan menggunakan metode tafsir maqasidi yang dirumuskan oleh Abdul Mustaqim melalui tahapan analisis teks ayat, kajian penafsiran mufassir klasik dan kontemporer, identifikasi tujuan syariat
serta kontekstualisasi nilai-nilai maqasidi terhadap realitas sosial masyarakat
Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mufassir klasik dan kontemporer
sepakat bahwa ayat 27-28 Surah Al-Qashash menunjukkan kebolehan dan pentingnya keterlibatan orang tua atau wali dalam membantu memilih pasangan
hidup anak berdasarkan pertimbangan agama, akhlak dan kemampuan memikul
tanggungjawab. Analisis maqasidi menemukan bahwa tujuan syariat yang paling dominan adalah hifz an-nasb . Keterlibatan orang tua dipahami sebagai bentuk tanggungjawab moral dan sosial dalam menjaga keberlangsungan keturunan
yang baik, bukan sebagai legitimasi untuk memaksakan kehendak. Dalam
konteks masyarakat Malaysia, nilai tersebut masih relevan sebagai pedoman
untuk menyeimbangkan peran orang tua dan hak anak dalam menentukan
pasangan hidup demi terwujudnya keluarga yang harmonis."

Item Type: Thesis (Other)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Ilmu Al quran dan Tafsir
Depositing User: Juwita Asna Dewi, S.H.I
Date Deposited: 16 Sep 2026 06:49
Last Modified: 16 Sep 2026 06:49
URI: http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5483

Actions (login required)

View Item
View Item