Najiha, Naila (2026) etika jual beli dalam islam: studi fenomena overclaim produk skincare perspektif ma’anil hadis dalam kitab al- muwatta’ malik no. 98. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena overclaim dalam pemasaran produk skincare di era digital, yaitu praktik penyampaian klaim berlebihan yang tidak sesuai dengan kondisi atau kandungan produk yang sebenarnya. Fenomena ini bertentangan dengan prinsip kejujuran dalam jual beli yang diajarkan dalam Islam dan berpotensi merugikan konsumen. Penelitian ini bertujuan membahas etika jual beli dalam Islam berdasarkan fenomena overclaim pada produk skincare, dengan merujuk pada h{adi<s| yang terdapat dalam kitab Muwat{t{a’ Ma<lik nomor 98.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis library research (studi pustaka) dan menggunakan pendekatan ma’a<nil h{adi<s{. Sumber data primer penelitian adalah h{adi<s{ dalam kitab al-Muwat{t{a’ Mali<k No. 98, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengambil data dan informasi dari berbagai sumber literatur yang ada di perpustakaan, yang dianalisis menggunakan metode deskriptif analitik, yaitu mendeskripsikan fakta-fakta terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan melakukan analisis terhadap data tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa h{adi<s{ al-Muwat{t{a’ Mali<k No. 98 menegaskan larangan segala bentuk penipuan dalam transaksi jual beli dan menekankan pentingnya kejujuran, transparansi, serta perlindungan terhadap hak konsumen. Melalui pendekatan ma’a<nil h{adi<s{ Yusuf Qard{awi, h{adi<s{ tersebut tidak hanya dipahami dalam konteks transaksi pada masa Nabi Muhammad Saw, tetapi juga memiliki relevansi yang kuat dengan praktik perdagangan modern. Praktik overclaim produk skincare dapat dikategorikan sebagai bentuk penipuan, karena mengandung unsur penyampaian informasi yang tidak sesuai dengan kenyataan untuk menarik minat konsumen. Oleh karena itu, praktik tersebut bertentangan dengan nilai-nilai etika jual beli dalam Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa h{adi<s{ Nabi Saw tetap relevan sebagai landasan etis dalam menghadapi berbagai persoalan perdagangan kontemporer di era digital.
Kata Kunci: Etika Jual Beli, Overclaim Skincare, Ma’a<nil h{adi<s{, al-Muwat{t{a’ Imam Mali<k."
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Ilmu Hadis |
| Depositing User: | Perpustakaan UIN STS Jambi |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 04:35 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 04:35 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/5030 |
