Mulyanti, Desi (2026) Kritik Terhadap Egoisme Agama Analisis Pemikiran Karl Marx. Other thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Full text not available from this repository.Abstract
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik terhadap egoisme agama dalam perspektif pemikiran Karl Marx serta mengkaji relevansinya terhadap kehidupan sosial-keagamaan kontemporer. Bagi Marx, agama tidak hanya dipahami sebagai sistem kepercayaan, tetapi juga sebagai institusi sosial yang dapat berfungsi sebagai alat legitimasi kekuasaan dan pelestarian ketimpangan sosial. Dalam konteks tersebut, egoisme agama dipahami sebagai sikap keberagamaan yang mengutamakan kepentingan kelompok sendiri, menumbuhkan eksklusivisme, serta mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan universal.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari karya-karya primer Karl Marx, terutama Contribution to the Critique of Hegel's Philosophy of Right dan The German Ideology, serta berbagai buku, jurnal ilmiah, dan literatur pendukung yang membahas filsafat, sosiologi agama, dan teori kritis. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk menginterpretasikan konsep-konsep utama dalam pemikiran Marx mengenai agama dan masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik Marx terhadap agama bukan ditujukan kepada agama sebagai ajaran spiritual semata, melainkan terhadap praktik keberagamaan yang dijadikan alat pembenaran atas penindasan, eksploitasi, dan ketidakadilan sosial. Egoisme agama, dalam perspektif Marx, muncul ketika agama kehilangan fungsi emansipatorisnya dan lebih berorientasi pada kepentingan kelompok tertentu daripada kesejahteraan masyarakat secara luas. Meskipun pemikiran Marx sering dipandang bersifat ateistik dan materialistik, kritiknya tetap memiliki relevansi sebagai refleksi kritis terhadap fenomena fanatisme, eksklusivisme, dan politisasi agama yang masih ditemukan dalam kehidupan modern. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa agama idealnya menjadi kekuatan moral yang mendorong keadilan sosial, solidaritas, dan pembebasan manusia dari berbagai bentuk penindasan, bukan menjadi sarana pembentukan egoisme kolektif.
"
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Studi Agama > Studi Agama |
| Depositing User: | Perpustakaan UIN STS Jambi |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 04:15 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 04:15 |
| URI: | http://digilib.uinjambi.ac.id/id/eprint/4995 |
